Jenis Kelas Saham

Beberapa Jenis kelas Saham ada dengan tujuan tertentu, dan banyak yang masih belum mengetahui adanya kelas-kelas pada saham. Pada kesempatan hari ini kami ingin menyampaikan beberapa informasi penting yang harus anda ketahui di dalam dunia Saham.

Mungkin banyak dari masyarakat umum menganggap semua saham itu sama sama dan bergerak bersamaan. Sebenarnya hal tersebut tidaklah benar. Saham bergerak secara berbarengan namun memiliki kelompok dan pola yang berbeda-beda. Pengelompokan tersebut dibagi dalam beberapa kelas. Beberapa kelas yang ada adalah kelas VIP, kelas Binis, Festival/Zombie.

Pengertian Jenis Kelas Saham

Agar lebih mudah dimengerti, kita menggunakan perumpamaan. Anda akan bepergian keluar kota dengan menggunakan pesawat. Anda menjadi penumpang pesawat IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), dan sedang membeli tiket saham. Tiket saham yang tersedia berupa kelash VIP, Bisnis, kelas Ekonomi, Festival/Zombie. Perbedaannya apa saja? Simak penjelasan berikut.

Saham Kelas VIP

Saham kelas VIP ini dimiliki oleh perusahaan yang sudah stabil dan memiliki fundamental baik. Seperti saham blue chip. Pada umumnya kelas ini bergerak terlebih dahulu dibanding kelas lainnya. Pada saat IHSG rally kelas ini akan bergerak terlebih dahulu. Tapi saat mengalami krisis, juga akan jatuh terlebih dahulu. Keuntungan dari membeli saham kelas VIP ini biasanya pergerakan atau fluktuasi dan risiko yang didapat lebih kecil. Kalau mengalami penurunan tidak lebih besar dibanding saham kelas lainnya.

Kelas Saham Bisnis

Jenis Kelas Saham ini dihuni oleh perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang. Fundamentalnya sudah bisa dikatakan baik, namun belum stabil. Kelas saham ini biasanya disebut juga saham second linear atau saham lapis kedua. Harga nominalnya masih di bawah saham kelas VIP (Rp 1.000 s.d. < Rp 5000). Pasar saham ini biasanya bergerak kedua setelah kelas saham VIP. Kelebihan dari membeli saham kelas bisnis ini selain harganya relative terjangkau, potensi untuk returnnya lumayan baik. Tapi tingkat risikonya tetap lebih besar dari saham kelas VIP.

 Kelas Saham Ekonomi

Dibawah Jenis Kelas Saham bisnis adalah kelas ekonomi. Kelompok ini diperuntukkan bagi perusahaan yang fundamentalnya masih belum solid. Biasanya ini disebut juga saham third linear atau sham lapis ketiga. Harga nominalnya sangat terjangkau yaitu Rp 500 sampai < Rp 1.000. Namun tidak terlalu likuid dan risiko yang didapat juga tinggi, karena kalau turun bisa sangat jauh. Kelas saham ini bergerak setelah kelas bisnis.

Saham Kelas Festival

Jenis Kelas Saham yang sangat kecil. Isi sahamnya tidak likuid, dan fundamentalnya dipertanyakan, memiliki fluktuasi dan risiko yang tinggi. Nominalnya juga hanya berkisar di Rp 50 sampai dibawah dari Rp 500. Kelas ini biasanya dihuni oleh saham gorengan. Dan kelas sham ini bergerak terakhir saat semua kelas yang lain selesai pada saat pasar saham rally. Namun pada kelas festival juga bisa bergerak sendiri, bisa naik sendiri ataupun turun, makanya disebut shama hura-hura.

Kelas Saham Zombie

Jenis Kelas Saham ini adalah yang paling hancur dibanding yang lainnya. Dihuni oleh perusahan yang bermasalah, bisa kena suspend atau tertidur. Nominalnya paling kecil yaitu Rp 50 saja. Saham ini juga sangat tidak likuid, fundamental sangat berantakan. Kalau anda membeli saham di kelompok ini, maka anda siap. Siap untuk asetnya tidak bergerak selama bertahun-tahun. Tapi tingkat return nya juga bisa sangat tinggi, apabila bisa “bergerak”. Namun tidak bisa dipastikan itu kapan.

Pegerakan saham dari semua kelas tidak bersamaan. Pengelompokan kelas ini juga tidak kaku, misalnya ada juga yang bernominal tinggi namun pergeraknnya seperti kelas festival. Pada pasar saham selalu ada yang namanya anomal.

Yang kami berikan adalah gambaran secara umum. Semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan anda gambaran secara umum kelebihan dan kekurangan dari masing-masing kelas saham yang ada di atas.

Baca Juga  : Facebook Libra