Tentang Investasi Saham

Tentang Investasi Saham sekarang sudah menjadi salah satu instrumen yang bisa memberikan imbal hasil tinggi. Namun, dalam saham ini juga memiliki resiko yang sangat tinggi untuk bisa meraih keuntungan yang sangat besar. Orang yang berinvestasi saham ini mempunyai dua jenis karakter istrumen saham yaitu trader atau investor.

Perbedaan dari kedua instrumen tersebut yang paling mencolok adalah gaya menempatkan dana investasi. Investor pastinya akan lebih pasif dalam menempatkan dana investasinya. Maksudnya adalah investor hanya memilih saham-saham yang memiliki fundamental baik. Setelah itu, dana akan diendapkan untuk jangka menengah panjang.

Tentang Investasi Saham

BACA JUGA: Pengertian Saham

Investasi ini biasanya seseorang akan keuntungan jangka panjang, investor juga bisa mendapatkan tambahan keuntungan dari dividen saham. Hal itu pastinya akan bisa didapatkan jika saham perusahaan terbuka atau emiten yang dibeli memang sudah sangat rutin membagikan dividen.

Tidak hanya itu, keuntungan investor juga sudah bisa didapatkan dari capital gain setelah mengendapkan saham dalam waktu yang sangat lama.

Namun, investor sebenarnya juga mempunyai resiko bila saham emiten yang sudah dibeli tiba-tiba mengalami bangkrut sampai dilikuidasi. Tidak hanya itu, investor juga akan bisa mendapatkan risiko capital loss. Jadi, pada saat investor ingin menjual sahamnya, namun posisi harga sedang jatuh hingga sangat rendah dibandingkan harga beli.

Padahal, dirinya sangat perlu dengan uang tersebut. Pada Akhirnya, investor itu pun juga harus terpaksa menjual saham dengan risiko capital loss tersebut.

Ulasan singkat ini kami sediakan untuk seluruh masyarkat Indonesia yang mungkin ingin mengetahui tentang Investasi Saham. Terima kasih sudah membaca dan semoga bermanfaat.