Perbedaan Trading dan Investasi

Perbedaan Trading dan Investasi merupakan hal dasar yang perlu anda sekalian ketahui sebelum terjun ke bursa saham. Pada umumnya orang awam belum bisa membedakan konsep dari trading dan investasi. Ada perbedaan yang mendasar diantara keduanya. Hari ini kami ingin memberikan informasi agar anda bisa memahami perbedaanya.

Pendapat yang umum bahwa investasi dan trading memiliki inti yang sama. Pendapat ini tidaklah salah. Melakukan investasi atau trading saham sama-sama membeli kemudian menjual dengan harga yang lebh tinggi, sehingga mendapat profit. Walau demikian, terdapat perbedaan mendasar. Untuk memudahkan mari perhatikan perumpamaan dibawah ini.

Perumpamaan Perbedaan Trading dan Investasi

Untuk memudahkan mengetahui Perbedaan Trading dan Investasi kami akan memberikan perumpamaan 2 orang pebisnis yang pergi ke peternakan sapi.

Ada seorang pebisnis Z pergi menuju ke peternakan sapi. Kemudian ia memilih sapi dengan teliti, mulai dari bulunya, posturnya, berat badannya, kebugarannya dan sebagainya. Akhirnya ia memilih sapi muda yang sangat sehat. Karena ia melihat sapi yang ia pilih akan berpotensi untuk bertambah besar di masa akan mendatang. Dan ia bisa menjualnya lagi dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Walau membayar mahal untuk sapi tersebut, ia merasa tidak masalah karena kualitas dari sapi tersebut yang baik. Kemudian dibawa sapi tersebut kerumahnya. Dirawatnya dengan baik, sampai beberapa tahun kemudian. Ia pergi ke pasar membawa sapinya yang sudah lebih besar. Singkat cerita ia berhasil menjualnya dengan harga yang tinggi. Perbedaan Trading dan Investasi akan terlihat dari sini.

Pebisnis X juga datang ke peternakan sapi yang sama. Sebelum menjatuhkan pilihan, ia berkeliling terlebih dahulu. Sambil bertanya-tanya kepada pengunjung lain, apakah ada yang berminat membeli sapi. Kemudian ia melihat kalau ada banyak peminat sapi. Lalu ia membeli satu sapi, namun ia tidak terlalu memperhatikan kondisi dan keadaan sapi tersebut. Yang penting punya. Setelah membeli sapi tersebut, ia lalu menawarkan sapinya di pasar. Setelah kambingnya laku, ia kembali lagi membeli sapi dan menjualnya lagi, begitu seterusnya. Bila dia mendapati peminatnya telah berkurang, ia akan berhenti berjualan sapi.

Dari perumpamaan Perbedaan Trading dan Investasi ini, keduanya berjualan sapi, namun cara yang dilakukan oleh pebisnis Z dan X berbeda. Pebisnis Z melakukan investasi, sedangkan pebisnis X melakukan trading.

Memilih Setelah Mengetahui Perbedaan Trading dan Investasi

Dari analogi tersebut, bisa disimpulkan dalam Perbedaan Trading dan Investasi. Investasi di pasar saham adalah kegiatan membeli saham untuk disimpan kemudian dijual kembali di masa yang akan datang. Umumnya disimpan untuk jangka waktu yang cukup lama, bisa berbulan-bulan hingga tahunan. Dengan kata lain beli dan tahan (buy and hold). Dengan pemikiran membeli saham perusahaan yang sehat, jadi tidak terlalu peduli pada perubahan harga.

Intinya selama perusahaan memiliki kinerja baik ia masih bisa menyimpan sahamnya. Ia baru akan menjual saat kinerjanya mulai menunjukkan penurunan. Jadi dibutuhkan analisis fundamental untuk mengetahui perusahaan mana yang memiliki kinerja baik.

Lalu untuk trading di pasara saham, yaitu kegiatan membeli saham, untuk dijual lagi dalam waktu yang relatif singkat. Paling lama biasanya dalam hitungan bulan. Jadi untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek. Dengan prinsip membeli saham perusahaan yang harganya berpotensi naik dalam jangka waktu dekat. Karena itu trader biasanya lebih memnggunakan analisis teknikal agar bisa membaca pergerakan harga saham. Jadi sudah jelas Perbedaan Trading dan Investasi.

Nah berdasarkan analogi atau perumpamaan diatas tadi, anda bisa menentukan apakah anda ingin menjadi trader atau investor. Sebaiknya anda memutuskan terlebih dahulu sampai jelas apakah anda seorang trader atau investor, untuk menghindari kendala di pasar saham.

Baca Juga : Sejarah Zlatan Ibrahimovic