Informasi Penting Mengenai Bursa Saham

Berinvestasi sebaiknya sudah bagian dari gaya hidup. Bursa saham juga bisa menjadi alternatif atau salah satu dari banyak instrumen investasi. Bisa berupa emas, deposito, dan lainnya. Pada kesempatan kali ini kami ingin membahas mengenai saham.

Berberapa dari anda mungkin masih awam dengan apa yang namanya itu bursa saham. Terkesan itu maiannya orang berduit. Padahal siapa pun bisa loh berinvesasi di dunia saham. Namun anda perlu tahu seluk-beluknya.

Memang, masih banyak orang yang bingung tentang pengertian saham sendiri dan jenis-jenisnya. Informasi umum yang diketahui banyak masyarakat umum adalah saham itu bisa memberi keuntungan berlipat-lipat dan sebaliknya kerugian yang besar.

Sebelum masuk lebih jauh ada baiknya, anda kenali dulu pengertian saham. Menurut Bursa Efek Indonesia (BEI). Definisi saham itu tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Karena ikut tanamkan modal maka punya klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Bahasa sederhananya, saham itu semacam alat sebagai bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan/badan usaha. Jadi, kalau anda punya saham maka anda menjadi pemilik perusahaan tersebut.

Inilah kenapa saham itu disebut sebagai surat berharga. Ya karena menjadi bukti sah kepemilikan atas sebuah perusahaan.

Alasan Menarik untuk Berinvestasi di Bursa Saham

  1. Modal relatif kecil. Dengan punya uang Rp 5 juta sudah bisa bermain saham.
  2. Bisa dilakukan di mana saja.
  3. Waktunya pun fleksibel karena bisa saja perdagangan tak terbatas di Bursa Efek Indonesia (BEI)
  4. Risikonya juga bisa diatur minim selama modalnya yang disertakan juga minim.
  5. Keuntungannya tak ada batas.

Ada juga orang yang bilang main saham itu hampir mirip dengan judi, karena penuh dengan ketidakpastian. Sebenarnya anggapan ini perlu diluruskan. Sejatinya semua usaha itu selalu menghasilkan dua sisi. Yaitu ada untung dan juga rugi. 

Kami akan memberikan analogi sederhana mengenai alur di bursa saham. Misalnya pedagang ayam menghadapi situasi demikian. Jika ayam yang dijual laku maka dia untung, sebaliknya tak laku maka rugi.

Nah bedanya dengan penjudi adalah, pedagang ayam meski dagangannya tak laku tapi barang dagangannya tetap ada. Bisa saja si pedagang menjual ayamnya dengan harga diskon agar cepat laku. 

Sama halnya juga dengan bursa saham. Di mana ketika nilai saham turun maka investor bisa saja menjualnya dengan harga rendah atau merugi. Dan tentu berbeda dengan penjudi, dimana ketika dia kalah maka dia tak mendapatkan apa-apa. Harta yang digunakan hilang tak tersisa.

Untuk berinvestasi saham membutuhkan pengetahuan dan banyak belajar. Gunanya untuk mempertajam analisis sehingga tak salah menganalisa.

Saham memiliki dua kategori

1. Saham biasa

Saham di bursa saham biasa berbentuk surat berharga yang berfungsi sebagai bukti pemilikan suatu perusahaan. Pemilik saham ini berhak menerima sebagian pendapatan (deviden) dari perusahaan serta bersedia menanggung risiko kerugian yang diderita perusahaan.

Mereka yang memiliki saham perusahaan punya hak ambil bagian terhadap pengelolaan perusahaan. Tentu berapa besar porsi hak pengelolaan ini tergantung dengan jumlah saham yang dimiliki.

Surat Saham
Gambar 1. gambar contoh surat saham

Disaat suatu perusahaan untung, maka mereka yang punya persentase saham yang besar juga akan menerima porsi keuntungan yang besar. Sebaliknya, mereka juga bersiap menderita kerugian besar jika perusahaan itu gagal memperoleh pendapatan.

2. Saham preferen

Saham preferen adalah surat berharga yang menjadi barang bukti bahwa pemiliknya memiliki hak lebih dari pemegang saham biasa. Pemegang saham ini berhak didahulukan saat pembagian keuntungan perusahaan (deviden).

Dan juga jadi yang pertama dalam hal pembayaran kembali modal yang disetorkan jika perusahaan dilikuidasi. Lalu, berhak juga untuk menukar dengan saham biasa.

Analogi sederhananya adalah pemegang saham adalah pemilik perusahaan. Maka jika perusahaan itu untung pastinya keuntungan akan jatuh kepada pemiliknya. Laba bersih yang diperoleh oleh perusahaan ketika kinerjanya bagus akan dibagikan kepada pemilik saham.

Bagaimana pembagiannya? Ada 2 metode pembagiannya

1. Capital gain

Keuntungan bermain bursa saham yang satu ini didapat dari hasil pertumbuhan nilai aset dan modal yang anda keluarkan. Begini mudahnya, anggap saja saham itu seperti sertfikat lahan tanah dan lahan tanah itu adalah perusahaan. Kemudian lahan tanah itu harganya naik dan Anda menjualnya.

Nah selisih harga beli lahan tanah dan harga jualnya itu yang disebut capital gain. Selisih itulah yang disebut keuntungan capital gain.

2. Deviden

Deviden adalah laba yang diperoleh dari kinerja perusahaan. Kembali ke analogi tanah tadi. Misalnya tanah itu dijadikan lokasi berdagang makanan maka pemasukan dari sewa tanah itu sebagian masuk ke pemilik tanah.

Namun biasanya pemilik saham lebih suka mencari keuntungan di capital gain. Karena sifatnya lebih cepat. Dan efektif, jadi disaat harga murah dan menjual disaat harga tinggi. Berbeda dengan keuntungan Deviden di bursa saham yang nilainnya tergantung dari kinerja perusahaan dan nilainya biasanya relatif lebih kecil.

Semoga sampai di sini anda dapat memiliki gambaran dalam berinvestasi didalam bursa saham. Instrumen investasi ini bisa menjadi pilihan selama anda mau belajar dari nol dan tak perlu modal yang sangat besar.

Sekian informasi yang ingin kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga informasi ini bisa berguna untuk anda. Terima kasih.